Pekan baru riau. Kejar media. Dengan semangat nya yang tinggi dan euforia sebagai Kepala Desa kerap menjadikan pejabat tersebut
berbuat sekehendak hatinya mengutak-atik perangkat desa yang telah ada.
Sebagian mungkin untuk membalas jasa atau menunaikan janji politiknya sewaktu kampanye Pilkades terhadap tim atau pendukungnya langsung mengganti sebagian bahkan seluruh perangkat desa mulai dari Sekretaris Desa, Kaur Desa hingga Kepala Dusun.
Meski telah diingatkan Bupati Batu Bara Ir H Zahir MAP saat melantik 107 Kepala Desa hasil Pilkades serentak tahun 2019 lalu namun ada saja Kepala Desa yang keras kepala.
Padahal saat itu Bupati memerintahkan Kades baru agar tidak melakukan pengangkatan dan pemberhentian Perangkat Desa masing masing secara sembarangan.
Guna menegaskan perintah tersebut, Bupati Batu Bara menerbitkan Surat Edaran No. 141/0254 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa tertanggal 14 Januari 2020 yang diterima wartawan dari Sekretariat Daerah, Rabu (15/01/20).
Edaran tersebut disebutkan mengacu pada Permendagri No. 67 Tahun 2017 tentang perubahan atas Permendagri No. 83 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.
Edaran tersebut memuat 3 point penting yang harus dicermati Kadis PMD Batu Bara, Camat dan Kepala Desa Se Kabupaten Batu Bara.
Point pertama memuat persyaratan umum Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.
Pada point ini jelas disebutkan persyaratan calon Perangkat Desa berpendidikan serendah rendahnya SLTA sederajat. Kemudian usia minimum saat Pengangkatan adalah 20 tahun dan maksimal berusia 42 tahun.
Pada point kedua ditegaskan mekanisme pengangkatan Perangkat Desa berdasarkan rekomendasi tertulis dari Camat terhadap calon Perangkat Desa yang harus terbit selambat lambatnya 7 hari kerja.
Sedangkan isi rekomendasi Camat berupa persetujuan atau penolakan berdasarkan persyaratan yang ditentukan.
Pada point ketiga Edaran Bupati tersebut ditegaskan mekanisme Pemberhentian Perangkat Desa. Pemberhentian Perangkat Desa ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa dan disampaikan kepada Camat paling lambat 14 hari setelah ditetapkan.
Juga diharuskan Pemberhentian Perangkat Desa wajib dikonsultasikan terlebih dahulu kepada Camat dan rekomendasi tertulis Camat didasarkan pada persyaratan Pemberhentian Perangkat Desa.
Pada bagian akhir Surat Edaran tersebut Bupati Batu Bara kembali menegaskan isi pidatonya pada pelantikan 107 Kades pada Senin (30/12/19) yang memerintahkan Kades yang baru dilantik agar tidak mengangkat dan memberhentikan Perangkat Desa masing masing.
Sedangkan bagi Kades yang telah memberhentikan Perangkat Desa diharuskan mengembalikan Perangkat Desa dimaksud ke posisi sebelum diberhentikan.Redaksi.
berbuat sekehendak hatinya mengutak-atik perangkat desa yang telah ada.
Sebagian mungkin untuk membalas jasa atau menunaikan janji politiknya sewaktu kampanye Pilkades terhadap tim atau pendukungnya langsung mengganti sebagian bahkan seluruh perangkat desa mulai dari Sekretaris Desa, Kaur Desa hingga Kepala Dusun.
Meski telah diingatkan Bupati Batu Bara Ir H Zahir MAP saat melantik 107 Kepala Desa hasil Pilkades serentak tahun 2019 lalu namun ada saja Kepala Desa yang keras kepala.
Padahal saat itu Bupati memerintahkan Kades baru agar tidak melakukan pengangkatan dan pemberhentian Perangkat Desa masing masing secara sembarangan.
Guna menegaskan perintah tersebut, Bupati Batu Bara menerbitkan Surat Edaran No. 141/0254 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa tertanggal 14 Januari 2020 yang diterima wartawan dari Sekretariat Daerah, Rabu (15/01/20).
Edaran tersebut disebutkan mengacu pada Permendagri No. 67 Tahun 2017 tentang perubahan atas Permendagri No. 83 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.
Edaran tersebut memuat 3 point penting yang harus dicermati Kadis PMD Batu Bara, Camat dan Kepala Desa Se Kabupaten Batu Bara.
Point pertama memuat persyaratan umum Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.
Pada point ini jelas disebutkan persyaratan calon Perangkat Desa berpendidikan serendah rendahnya SLTA sederajat. Kemudian usia minimum saat Pengangkatan adalah 20 tahun dan maksimal berusia 42 tahun.
Pada point kedua ditegaskan mekanisme pengangkatan Perangkat Desa berdasarkan rekomendasi tertulis dari Camat terhadap calon Perangkat Desa yang harus terbit selambat lambatnya 7 hari kerja.
Sedangkan isi rekomendasi Camat berupa persetujuan atau penolakan berdasarkan persyaratan yang ditentukan.
Pada point ketiga Edaran Bupati tersebut ditegaskan mekanisme Pemberhentian Perangkat Desa. Pemberhentian Perangkat Desa ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa dan disampaikan kepada Camat paling lambat 14 hari setelah ditetapkan.
Juga diharuskan Pemberhentian Perangkat Desa wajib dikonsultasikan terlebih dahulu kepada Camat dan rekomendasi tertulis Camat didasarkan pada persyaratan Pemberhentian Perangkat Desa.
Pada bagian akhir Surat Edaran tersebut Bupati Batu Bara kembali menegaskan isi pidatonya pada pelantikan 107 Kades pada Senin (30/12/19) yang memerintahkan Kades yang baru dilantik agar tidak mengangkat dan memberhentikan Perangkat Desa masing masing.
Sedangkan bagi Kades yang telah memberhentikan Perangkat Desa diharuskan mengembalikan Perangkat Desa dimaksud ke posisi sebelum diberhentikan.Redaksi.
Reviewed by Pengupas Berita Lambar
on
Januari 15, 2020
Rating:
Tidak ada komentar